Langsung ke konten utama

Pelantikan LKM Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Transparankah?



Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, menyelenggrakan acara pelantikan anggota Lembaga Kemahasiswaan (LKM) periode 2013/2014, Jum’at (05/07) di ruang pertemuan Lt.1 fakultas tarbiyah. Hadir pada acara tersebut Dekan Fakultas tarbiyah Prof.Dr.H.Hamruni M.Si  beserta jajarannya.
Acara yang diselenggarakan setelah shalat Jum’at tersebut dihadiri sekitar 160 peserta. Namun, tidak ada satupun dari kalangan mahasiswa secara umum (Selain anggota LKM-red) yang mengikuti prosesi pelantikan tersebut. Prosesi pelantikan hanya diikuti oleh anggota LKM dan BOM.
Tidak ada pembatasan peserta yang ikut dalam prosesi pelantikan ini, pelantikan ini dibuka untuk umum. Faktor ketidakhadiran mahasiswa, dikarenakan pelaksanaan acara ini bertepatan dengan masa ujian akhir semester (UAS),” ungkap Sabarudin, Wakil Dekan II, ketika ditemui Paradigma setelah prosesi pelantikan.
Sabarudin juga menuturkan, keterbatasan daya tampung ruang pertemuan yang digunakan menjadi faktor penyebab tidak hadirnya mahasiswa. “Berhubung adanya perubahan SK Rektor ,proses pelantikan sempat tertunda beberapa waktu dan dipilihlah hari jum’at sebagai momentum yang tepat untuk melaksanakan kegiatan ini,” tambahnya.


Zulfa Amalia W.
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Garis Waktu

Judul               : Garis Waktu Jenis                : Kumpulan Cerita Penulis             : Fiersa Besari Penerbit           : Media Kita Cetakan           : VII, 2017 ISBN               : 978-979-794-525-1 Fiersa Besari merupakan sosok pemuda kelahiran Bandung yang akrab dipanggil "bung" dan ternyata lulusan Sastra Ingris tapi lebih suka mengaku lulusan sastra mesin. Bung ini dikenal sebagai Penulis, Penggiat Musik, Pengelana, dan Penangkap Jejak. Sekembalinya dari perjalanan mengelilingi Indonesia dalam rangka mencari jati diri, Bung mulai mengumpulkan tulisannya menjadi sebuah buku yang kemudian diberi judul "Gari...

Belajar Hingga Akhir Hayat

sumber gambar: membumikan-pendidikan.blogspot.com Oleh: Kodri Syahnaidi, Mahasiswa PBA 2015 “Tuntutlah ilmu dari buaian hingga ke liang lahat”. Demikianlah urgensi menuntut ilmu (belajar) yang dianjurkan Rasulullah. Belajar merupakan sebuah kebutuhan bagi setiap manusia.  Karena sebagai manifestasi rasa syukur terhadap anugerah akal pikiran yang hanya bisa digunakan melalui proses pembelajaran. Selain itu, belajar juga dapat mengasah kecerdasan kognitif, afektif, dan psikomotorik. Belajar juga dapat meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) agar dapat mengelola alam sebagai khalifah (wakil Tuhan) di dunia. Proses pembelajaran pertama kali dilakukan oleh Allah dan Nabi Adam ketika diciptakan. Sampai hari ini proses pembelajaran masih berlangsung di berbagai belahan dunia. Proses pembelajaran sepatutnya berlangsung terus-menerus hingga akhir hayat. Secara formal, pendidikan itu dimulai dari Taman Kanak-Kanak hingga Perguruan Tinggi. Perguruan tinggi  merupakan t...