Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label laporan khusus
PEMBINAAN MAHASISWI BERCADAR DIANGGAP DISKRIMINATIF, MAHASISWA INI TAK TERIMA Isna Nur Syaifuddin, mahasiswa Aqidah dan Filsafat Islam angkatan 2013 melalui sebaran chatting Whatsapp-nya menyatakan tidak terima dengan berita yang disebarkan oleh berbagai media yang seakan menganggap pembinaan mahasiswi bercadar sebagai pendiskriminasian. Berikut isi dari Chat Whatsapp selengkapnya: Angkat pena kalian.Lawan pemberitaan yag hanya sekedar plintiran dan dugaan semata.Jangan tinggal diam institusi dimana kita berproses dipandang demikian. Adakah salah dengan kata Pembinaan ? Bukankah itu hal yg positif? Suatu usaha untuk memberi binaan, mengarahkan, memberi pemahaman agar saudara-saudara kita lebih bisa memahami? Adakah salah dengan kata itu? Diksi yg dikeluarkan bukanlah LARANGAN,   namun PEMBINAAN . Cobalah kita sadarkan para orang-orang  diluar sana yg secara mentah-mentah menelan opini dari pemberitaan media saat ini sebagai pandangan negatif. Sebagai bagian d...

Perayaan Dies Natalis LPM Paradigma ke-26

Minggu 19 November 2017 LPM Paradigma mengadakan acara dies natalis ke-26 di AOA Cafe - sebuah kafe yang yang berlokasi di dekat Jalan Selokan Mataram, Nologaten, Yogyakarta. Acara yang mengusung tema "Mengukuhkan Etika Jurnalistik melalui Pers Mahasiswa" ini tidak hanya dihadiri pengurus dan anggota saja. Beberapa alumni seperti Supriyanto (Pemimpinan Redaksi LPM Paradigma 1999) dan Tafsiyah (Seketaris Umum LPM Paradigma 1999) juga menyempatkan diri untuk hadir. Acara yang dilakukan dengan konsep lesehan ini terdiri dari beberapa sesi seperti: pembukaan, kalam ilahi, menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan, pengumuman lomba antologi cerpen, launcing  web, seminar "Etika Jurnalisik", potong tumpeng, dan diakhiri dengan do'a. Supriyanto yang kini aktif sebagai reporter Suara Merdeka memberikan wejangan kepada pengurus dan anggota baru LPM Paradigma pada sesi seminar. "Kalian itu 'pribumi', lahir setelah teknologi internet masuk Indonesia. Kal...

Aksi Solidaritas Mengecam Imperialisme Australia terhadap Timor Leste

Gambar: Solidaritas massa aksi di pertigaan UIN UIN, Paradigma Online-  Puluhan massa aksi yang mengatasnamakan dirinya Front Perjuangan Demokrasi (F PD ) yang terdiri atas Pembebasan, Sekber, Rethor, AMTL, RBR, PPR, KPO PRP  melakukan aksi turun jalan, Selasa (22/3) di Pertigaan Revolusi Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga sebagai aksi solidaritas  menuntut keadilan Australia laut Timor Leste. Semua bermula dari perundingan batas maritim antara Australia dan Indonesia pada tahun 1971 dan 1972, dan dijalankan pada  November 1973, yang mana sangat  menguntungkan terhadap Australia. Karena pada waktu itu Portugal tidak terlibat dalam menentukan kesepakatan yang mengakibatkan tidak ditentukannya garis batas Timor Portugis (kini Timor Leste) Gefaan menyatakan, aksi ini ditujukan untuk meminta dukungan dari masyarakat Indonesia terlebih dari kalangan mahasiswa. Sebagai rakyat Indonesia harus aktif memberi dukungan terhadap Timor Leste. “Austra...

Sabtu Ceria Perekat Ukhuwah

Gambar: Suasana keakraban PAI angkatan 2015. Tarbiyah, Paradigma Online-  Suasana Panggung Demokrasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta tanggal 12 Maret 2016 nampak berbeda. Jika biasanya dipenuhi anak-anak yang hanya sekedar “nongkrong”. Kali ini Panggung Demokrasi atau biasa disebut Pangdem justru digunakan untuk acara pensi, game , dan hiburan. Hal itu karena tanggal 12 Maret 2015 Panggung Demokrasi digunakan untuk kegiatan Keakraban Bintang Pendidikan Agama Islam 2015. Acara yang dimulai sekitar pukul delapan dan selesai pukul setengah dua ini mengusung tema Sabtu Ceria Perekat Ukhuwah. “Untuk tema kegiatan ini, Sabtu Ceria Perekat Ukhuwah. Alasan kita menggunakan Sabtu Ceria karena Hari Sabtu ini kita ceria bersama. Melupakan galau-galau dan lain sebagainya. Sedangkan untuk Perekat Ukhuwah . Perekat itu kan identik dengan lem yang bisa menempelkan satu dengan yang lain. Kita ini datang bukan dari satu kesatuan tapi dari perbedaan. Dan dari perbedaan tersebut kita bukti...

Budaya Politik Perempuan Dinilai Masih Lemah

Gambar: Suasana diskusi di Ruang Teatrikal.  Keterlibatan perempuan di ruang publik, terlebih dalam ranah politik masih sangat minim. Hal ini dikarenakan antusiasme perempuan masih sangat rendah dalam bidang politik. Ironisnya, stigma negatif terhadap politik telah menjadi   mindset   masyarakat terlebih bagi perempuan.

Aksi Damai Pro-Demokrasi Dihadang Aparat Kepolisian

Gambar: Massa aksi menyuarakan aspirasi. Massa dari berbagai elemen mayarakat yang tergabung dalam Solidaritas Perjuangan Demokrasi (SPD) akan melakukan aksi di sekitar Tugu Jogja, Selasa (22/02). Aksi ini ditujukan sebagai tandingan terhadap Angkatan Muda Forum Ukhuwah Islamiyah (AM-FUI) yang menolak eksistensi Lesbian Gay Biseksual dan Transgender (LGBT).

Aziz: Selama Perkuliahan, Semester yang Paling Sulit Input KRS Ya Semester Ini

gambar: laman kosong akademik.uin-suka.ac.id  ”Selama perkuliahan, semester yang paling sulit input Kartu Rencana Studi (KRS) ya semester ini. Karena kebijakan sekarang inputnya perfakultas. Sedangkan dalam satu waktu beribu orang  berebut akses untuk masuk ke laman akademik,” keluh Azis, mahasiswa Manajemen Pendidikan Islam (MPI) semester 5 ketika diwawancarai Pradigma , Rabu (27/01). Ia kemudian membandingkan pelayanan input KRS semester genap tahun akademik 2015/2016 dengan semester ganjil. Menurutnya, pelayanan semester lalu jauh lebih baik daripada sekarang.  “Akses internet semester lalu jauh lebih baik,” imbuhnya. Menurut Aziz, kesemrawutan kali ini disebabkan karena kebijakan kampus. Pembagian jadwal input KRS per fakultas dirasa kurang efektif. “Kalau dilakukan per fakultas justru koneksinya malah lebih sulit,” paparnya.   Kesulitan input KRS juga dirasakan Zulfi, mahasiswa MPI. Ia mengaku menunggu selama 5,5 jam untuk input KRS, itupun teta...

Jepang di Mata Anggun Yurna Yudenisa

Sumber gambar: akenoyuki.blogspot.com Jepang hingga kini masih menjadi “aktor” yang hangat diperbincangkan di dunia akademisi. Kepeduliannya terhadap pendidikan sangat masy h ur, terlebih cerita tentang pertanyaan pertama petinggi Jepang pasca peristiwa pengeboman yang tidak menanyakan berapa jumlah pabrik, gedung pemerintahan, dan tempat strategis lainnya. Melainkan “Berapa jumlah guru yang masih hidup?” membuat Jepang dielu-elukan di bidang pendidikan.

PPUMF: Surat Suara Telat, Pemilihan HMJ/HMPS Molor

Tarbiyah , Paradigma Online - Pemilihan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ)/Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) molor dari jadwal yang disepakati. Berdasarkan jadwal, seharusnya mahasiswa sudah bisa melakukan pencoblosan mulai dari pukul 08.00 WIB.  

Dialog Keagamaan, Solusi Konflik Atas Nama Agama

Jogja , Paradigma Online - Konflik-konflik di Indonesia dengan mengatasnamakan agama bukanlah murni bersumber dari agama itu sendiri, melainkan banyak kepentingan yang menungganginya. Sentimen masyarakat terhadap hal-hal yang ada kaitannya dengan agama, menjadi peluang emas bagi oknum yang memiliki kepentingan. Maka wajar, jika konflik atas nama agama di Indonesia begitu subur dalam perkembangannya.

Afif Toha; Kita Tak Terbiasa Mengelola Konflik

Jogja, Paradigma Online - Kemunculan konflik dengan mengatasnamakan agama di Indonesia tak bisa dibendung. Kasus Singkil, misalnya, bisa menjadi kaca bahwa Indonesia masih rawan konflik dan minim solusi. Kekerasan pun kerap dilegalkan untuk menghalangi kelompok minoritas dalam menganut kepercayaan atau agama yang mereka percayai benar.  

Empat Calon Wisudawan FITK Lulus 14 Semester

Sumber gambar: kaskus.co.id Tarbiyah, Paradigma Online -   Empat calon wisudawan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Sunan Kalijaga tercatat sebagai mahasiswa dengan masa studi paling lama. Hal ini disampaikan Karwadi selaku Wakil Dekan (WD) III saat memberikan sambutannya dalam Pelepasan Calon Wisudawan/Wisudawati Periode I FITK UIN Sunan Kalijaga di Ruang Pertemuan, Kamis (26/11).

Dua Calon Wisudawan/Wisudawati PAI Raih Predikat Terbaik dan Tercepat

Tarbiyah, Paradigma Online - Peraih predikat calon wisudawan/wisudawati terbaik dan tercepat berasal dari jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI). Hal ini disampaikan Karwadi, selaku Wakil Dekan III saat menyampaikan sambutannya dalam Pelepasan Calon Wisudawan/Wisudawati Periode I FITK UIN Sunan Kalijaga di Ruang Pertemuan, Kamis (26/11).

Edupreneurship Bukan Hanya Milik Mahasiswa ber-IPK Tinggi

Tarbiyah, Paradigma Online  - Pihak Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) terkesan buru-buru untuk menentukan peserta seminar edupreneurship yang berkuotakan 250 kursi, hanya berdasarkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK). Mahasiswa yang membutuhkan kegiatan ini bukan hanya pemilik IPK tertinggi.

Munculkan Jiwa Usahawan Melalui Pelatihan Edupreneurship

Sambutan Wakil Dekan III dalam acara Seminar Edupreneurship, Rabu (25/11). Tarbiyah, Paradigma Online – Memunculkan jiwa usahawan, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN SUKA Yogyakarta mengadakan seminar Edupreneurship yang diadakan selama dua hari. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa semester lima untuk hari Selasa dan mahasiswa semester tujuh di hari Rabu yang dipilih sesuai IPK (Indeks Prestasi Kumulatif).

Kenalkan Prodi Melalui Kegiatan BIOSCEX

UIN, Paradigma Online- Kelompok Studi Biologi dan Pendidikan Biologi mengenalkan program studi (prodi) mereka dengan mengadakan BIOSCEX ( Biology Study Club Expo ) di depan Poliklinik UIN Sunan Kalijaga, Jum’at (20/11). Hal ini disampaikan Fahmi selaku ketua panitia, saat ditemui Paradigma. Ia bersama teman-teman panitia berharap dengan adanya event ini, prodi mereka bisa dikenal secara luas. “Untuk mengenalkan Pendidikan Biologi dan Biologi seperti apa,” ujar pemilik nama lengkap Bachtiar Fahmi. Diakui, untuk operasional kegiatan, panitia mengumpulkan dana secara mandiri. Mereka jualan es teh, mengadakan workshop , dan pelatihan membuat yogurt. “Coba dulu dari nol, bisa gak. Ternyata bisa,” ujar Fahmi. Ketua panitia mengakui bahwa kegiatan ini baru pertama kali diselenggarakan. Rencananya, kegiatan BIOSCEX akan berlangsung selama dua hari berturut-turut, mulai Jum’at (20/11) sampai Sabtu (21/11). [Solkhan]  

PPUMF Belum Paham Jobdes, SK Tertahan

Sumber gambar: lpmarena.com Tarbiyah, Paradigma Online- Panitia pemilihan umum mahasiswa fakultas (PPUMF) Ilmu Tarbiyah dan Keguruan belum terlalu paham job description (jobdes). Hal ini berdampak pada penentuan rencana anggaran belanja (RAB) dan juga penurunan surat keputusan (SK) kepanitiaan. “Kami belum bisa merumuskan RAB, karena jobdesnya belum jelas,” papar Sahal, Ketua PPUMF Tarbiyah saat ditemui Paradigma , Kamis, (19/11/2015). Karwadi, selaku Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama mengakui, pihaknya sudah mendesak panitia untuk segera menyelesaikan persyaratan penurunan SK. “Saya meminta teman-teman (PPUMF –red ) untuk segera menyusun RAB,” ujar Karwadi. Ia juga mengupayakan agar SK kepanitiaan bisa turun sesegera mungkin. Sehingga, panitia bisa menjalankan tugasnya dengan baik. “ Targetnya hari ini (Kamis) sudah selesai, sudah saya ajukan tetapi belum dilampirkan RAB ,” imbuhnya. Hingga berita ini diturunkan, SK kepanitiaan PPUMF belum bisa di...

Ironi Bunga Abadi

Sumber Gambar: pernikdunia.com Bunga Edelweis atau dalam bahasa latin disebut Anaphalis javanica merupakan tanaman yang hanya mampu tumbuh di ketinggian gunung dan memerlukan sinar matahari penuh. Spesies tanaman berjulukan bunga abadi ini banyak ditemukan di daerah pegunungan Jawa, Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan dan Lombok. Bunga Edelweis sangat masyur di kalangan para pendaki . B erikut mitosnya, jika kita mampu memberikan bunga abadi ini kepada orang yang disayangi, niscaya cinta di antara keduanya akan abadi. Mitos tersebut hingga kini masih diyakini oleh banyak pendaki, mereka rela mendaki puncak-puncak gunung dan menyusuri tebing-tebing hanya demi mendapatkan bunga Edelweis. Kegunaan bunga Edelweis yang bermacam-macam juga membuat para pendaki tergiur untuk mendapatkannya. Ekstrak dari Bunga Edelweiss sejak peradaban kuno dapat dijadikan obat untuk mengatasi berbagai penyakit seperti diare, disentri, TBC dan difteri.  Hal itu karena Bunga Edelweis memiliki ka...

Akreditasi: BAN-PT Mengadakan Visitasi Prodi PAI

Tarbiyah , Paradigma Online - Prodi Pendidikan Agama Islam mengadakan Visitasi Akredetasi PAI (6/11/2015), bertempat di ruang Pertemuan   lantai 1 tarbiyah UIN Sunan Kalijaga. Visitasi berlangsung dari jam 10.00 s/d 17.30 WIB. Kegiatan ini dihadiri dua asesor (visitor) dari BAN-PT (Badan Akredetasi Nasional-Perguruan Tinggi) . Visitasi prodi ini juga dihadari oleh Dr. Tasman Hamami, MA (Dekan Fakultas   Ilmu Tarbiyah dan Keguruan), Dr. Suwadi, M.Ag (Kepala Jurusan UIN Sunan Kalijaga), Dr. Eva Latipah, M.Si (Sekretaris Jurusan), Wakil Dekan 1, Wakil Dekan 2 dan Wakil Dekan 3 UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, dosen pengampu mata kuliah, Stakholder, Perwakilan dari PTIPD, Alumni PAI dan mahasiswa PAI yang berjumlah 12 orang. Prodi PAI telah memperoleh akredetasi A dibagian dokumen pada 1 5 /1 0 /2015. “ K egiatan visitasi akredetasi ini merupakan tindak lanjut dari file yang diserahkan ke BAN-PT di mana mestinya dokumen dan realita harus sama, dan harapannya PAI dapat me...