Tarbiyah, Paradigma Online - Prodi Pendidikan Agama Islam mengadakan Visitasi
Akredetasi PAI (6/11/2015), bertempat di ruang
Pertemuan lantai 1 tarbiyah UIN Sunan
Kalijaga. Visitasi berlangsung dari jam 10.00 s/d 17.30 WIB. Kegiatan ini dihadiri
dua asesor (visitor) dari BAN-PT (Badan Akredetasi Nasional-Perguruan Tinggi). Visitasi
prodi ini juga dihadari oleh Dr. Tasman Hamami, MA (Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan), Dr. Suwadi, M.Ag
(Kepala Jurusan UIN Sunan Kalijaga), Dr. Eva Latipah, M.Si (Sekretaris
Jurusan), Wakil Dekan 1, Wakil Dekan 2 dan Wakil Dekan 3 UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, dosen pengampu mata kuliah, Stakholder, Perwakilan dari PTIPD,
Alumni PAI dan mahasiswa PAI yang berjumlah 12 orang. Prodi
PAI telah memperoleh akredetasi A dibagian dokumen pada 15/10/2015.
“Kegiatan
visitasi akredetasi ini merupakan tindak lanjut
dari file yang diserahkan ke BAN-PT di mana
mestinya dokumen dan realita harus sama, dan harapannya PAI dapat
mempertahankan eksistensi akredetasi A pada tahun sebelumnya” ujar Tasman dalam
sambutan.
Samsul Hady sebagai visitor pertama mengatakan bahwa
“kegiatan ini merupakan hal yang terpenting dalam proses pengakredetasian suatu
lembaga, mengapa demikian begitu banyak standar yang harus kami ketahui di luar dokumen yang dikirimkan ke BAN-PT, dan 7
standar ini disesuaikan dengan secara teknis apakah ada kesalahan antara
dokumen dan teknis di lapangan, dan kami sebagai asesorpun banyak
berharap lebih mengenai dari dokumen yang kami baca. Dan saya yakin bahwa UIN
Sunan Kalijaga mudah untuk diperiksa karena seyogyanya berbeda dengan PT swasta.”
Sementara visitor kedua Muh.
Wayong mengungkapkan “Visitasi
UIN Sunan Kalijaga diadakan karena memastikan apakah benar atau malah
sebaliknya data yang dikirimkan tidak sesuai dengan apa yang ada dalam ruang
lingkup teknis, pertannyaan pertama apa yang menjadi tolak ukur dalam
pencapaian visi UIN Sunan Kalijaga yang berbunyi Unggul Kompeten dan Kompetitif
dalam
Bidang Keguruan Agama Islam, seharusnya lebih dipertegas kembali dengan contoh: dikasih waktu dan itu juga menjadi tolak ukur
keberhasilan PT untuk mendapatkan akredetasi A”
Samsul Hady menindaklanjuti pertayaan Muh. Wayong, untuk mencapai
misi salah satu contoh apa yang dapat menciptakan guru yang unggul, kompeten dan kompetitif dalam rangka pengembangan
kecendikiawanan
Mahasiswa dan bagaimana dana operasionalnya.
“Kami dari
prodi PAI sering melaksanakan kunjungan dalam bentuk bakti sosial dan
pernah mengikuti beberapa kegiatan dosen
dalam membantu peneltian yang dipandu oleh dosen pembimbing seperti Dr. Sri
Sumarni dalam penelitian Pendidikan Karakter yang sekarang sudah masuk tahap
pengolahan data, bentuk kegiatan lainnya dari KSiP (Kelompok Studi ilmu
Pendidikan), Pernah mengadakan pelatihan guru dan juga mengadakan pelatihan
Living Velues Education, dan pada LPM Paradigma (Lembaga Pers Mahasiswa
Paradigma) sering juga ikut serta dalam perkembangan prodi PAI dengan melalui
tulisan yang dibuat oleh mahasiswa di bawah bimbingan wakil dekan III Dr. H.
Karwadi, M.Ag)” ujar Ahmad Syafii salah satu mahasiswa semester V prodi PAI UIN
Sunan Kalijaga.
Karwadi “Sedikit menambahkan untuk lebih riilnya,
tentunya ini ditanyakan kepada mahasiswa yang mengalami langsung, mengenai dana
dari pihak jurusan telah menetap anggaran untuk kegiatan mahasiwa.” Samsul Hady
bertannya apakah menurut para alumni pembelajaran yang diberikan di dalam kelas sangat memberikan kontribusi dalam
kegiatan sekarang, masa lalu dan yang akan datang. Kemudian Hanifah, alumni PAI
2013 menimpali “saya merasa di PAI ini sangat memberikan kontribusi sebagai
contoh PAI itu dalam proses pembelajaran mengunakan metode atau strategi active
learning dan pada saat ini saya menjadi guru itu sangat cocok untuk
diaplikasikan dalam kelas.”
Begitu banyak hal yang dipertanyakan oleh kedua asesor tentang UIN Sunan Kalijaga tapi
sejauh ini para asesor merasa puas dengan apa yang ada di UIN ini baik dari
segi kurikulum, sarana dan prasarana, dosen dan staff lainnya,
mahasiswa dan pelayanan yang diberikan oleh fakultas Ilmu Tarbiyah dan
Keguruan. Dan salah satu wawancara dengan dosen diakhir acara, Drs. Nur Hamidi
“mengenai keputusan akredetasi UIN akan diumumkan dua minggu atau satu bulan
mendatang.” [Dedep]
Editor: Rena
Komentar
Posting Komentar