Langsung ke konten utama

Kenalkan Prodi Melalui Kegiatan BIOSCEX

UIN, Paradigma Online-Kelompok Studi Biologi dan Pendidikan Biologi mengenalkan program studi (prodi) mereka dengan mengadakan BIOSCEX (Biology Study Club Expo) di depan Poliklinik UIN Sunan Kalijaga, Jum’at (20/11).

Hal ini disampaikan Fahmi selaku ketua panitia, saat ditemui Paradigma. Ia bersama teman-teman panitia berharap dengan adanya event ini, prodi mereka bisa dikenal secara luas.

“Untuk mengenalkan Pendidikan Biologi dan Biologi seperti apa,” ujar pemilik nama lengkap Bachtiar Fahmi.

Diakui, untuk operasional kegiatan, panitia mengumpulkan dana secara mandiri. Mereka jualan es teh, mengadakan workshop, dan pelatihan membuat yogurt. “Coba dulu dari nol, bisa gak. Ternyata bisa,” ujar Fahmi.

Ketua panitia mengakui bahwa kegiatan ini baru pertama kali diselenggarakan. Rencananya, kegiatan BIOSCEX akan berlangsung selama dua hari berturut-turut, mulai Jum’at (20/11) sampai Sabtu (21/11). [Solkhan] 

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kisah "Heroik" Peraih IPK Tertinggi FITK

Tarbiyah, Paradigma Online - Kesuksesan tidak serta merta berjalan mulus seperti halnya dalam sinetron. Begitulah kiranya ungkapan yang sesuai dengan keadaan dan hasil perjuangan mahasiswi terbaik Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Khusnul Hidayah.

Garis Waktu

Judul               : Garis Waktu Jenis                : Kumpulan Cerita Penulis             : Fiersa Besari Penerbit           : Media Kita Cetakan           : VII, 2017 ISBN               : 978-979-794-525-1 Fiersa Besari merupakan sosok pemuda kelahiran Bandung yang akrab dipanggil "bung" dan ternyata lulusan Sastra Ingris tapi lebih suka mengaku lulusan sastra mesin. Bung ini dikenal sebagai Penulis, Penggiat Musik, Pengelana, dan Penangkap Jejak. Sekembalinya dari perjalanan mengelilingi Indonesia dalam rangka mencari jati diri, Bung mulai mengumpulkan tulisannya menjadi sebuah buku yang kemudian diberi judul "Gari...

Serba-serbi UTS: Ujian Close atau Open Book

Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, setengah jalan sudah Ujian Tengah Semester (UTS) berlangsung. Setiap hari, mahasiswa disibukkan mengerjakan soal ujian dengan sungguh-sungguh. Melihat soal ujian   yang dibuat dosen, nampaknya terdapat dua tipikal soal yang sering dijumpai ketika ujian, yaitu bersifat tertutup ( close book ) dan terbuka ( open book ). Berbagai anggapan yang muncul dari mahasiswa tentang kedua sifat ujian tersebut.             “Ujian yang bersifat open book memberikan keuntungan bagi mahasiswa dalam mengerjakannya. Mahasiswa akan lebih mudah menjawab soal karena tinggal mencari jawaban di buku” jelas Fahmi mahasiswa Kependidikan Islam. “Selain itu, mahasiswa dalam menghadapi ujian cukup mempersiapkan buku yang terkait matakuliah, tanpa harus belajar dengan keras” imbuhnya. (26/3)             Lain halnya dengan Fatma Firdanti, mahasiswa Pend...