Langsung ke konten utama

PPUMF Belum Paham Jobdes, SK Tertahan

Sumber gambar: lpmarena.com

Tarbiyah, Paradigma Online-Panitia pemilihan umum mahasiswa fakultas (PPUMF) Ilmu Tarbiyah dan Keguruan belum terlalu paham job description (jobdes). Hal ini berdampak pada penentuan rencana anggaran belanja (RAB) dan juga penurunan surat keputusan (SK) kepanitiaan.

“Kami belum bisa merumuskan RAB, karena jobdesnya belum jelas,” papar Sahal, Ketua PPUMF Tarbiyah saat ditemui Paradigma, Kamis, (19/11/2015).

Karwadi, selaku Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama mengakui, pihaknya sudah mendesak panitia untuk segera menyelesaikan persyaratan penurunan SK.

“Saya meminta teman-teman (PPUMF –red) untuk segera menyusun RAB,” ujar Karwadi.

Ia juga mengupayakan agar SK kepanitiaan bisa turun sesegera mungkin. Sehingga, panitia bisa menjalankan tugasnya dengan baik.

Targetnya hari ini (Kamis) sudah selesai, sudah saya ajukan tetapi belum dilampirkan RAB,” imbuhnya.

Hingga berita ini diturunkan, SK kepanitiaan PPUMF belum bisa dikeluarkan. [Imron]


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Garis Waktu

Judul               : Garis Waktu Jenis                : Kumpulan Cerita Penulis             : Fiersa Besari Penerbit           : Media Kita Cetakan           : VII, 2017 ISBN               : 978-979-794-525-1 Fiersa Besari merupakan sosok pemuda kelahiran Bandung yang akrab dipanggil "bung" dan ternyata lulusan Sastra Ingris tapi lebih suka mengaku lulusan sastra mesin. Bung ini dikenal sebagai Penulis, Penggiat Musik, Pengelana, dan Penangkap Jejak. Sekembalinya dari perjalanan mengelilingi Indonesia dalam rangka mencari jati diri, Bung mulai mengumpulkan tulisannya menjadi sebuah buku yang kemudian diberi judul "Gari...

Belajar Hingga Akhir Hayat

sumber gambar: membumikan-pendidikan.blogspot.com Oleh: Kodri Syahnaidi, Mahasiswa PBA 2015 “Tuntutlah ilmu dari buaian hingga ke liang lahat”. Demikianlah urgensi menuntut ilmu (belajar) yang dianjurkan Rasulullah. Belajar merupakan sebuah kebutuhan bagi setiap manusia.  Karena sebagai manifestasi rasa syukur terhadap anugerah akal pikiran yang hanya bisa digunakan melalui proses pembelajaran. Selain itu, belajar juga dapat mengasah kecerdasan kognitif, afektif, dan psikomotorik. Belajar juga dapat meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) agar dapat mengelola alam sebagai khalifah (wakil Tuhan) di dunia. Proses pembelajaran pertama kali dilakukan oleh Allah dan Nabi Adam ketika diciptakan. Sampai hari ini proses pembelajaran masih berlangsung di berbagai belahan dunia. Proses pembelajaran sepatutnya berlangsung terus-menerus hingga akhir hayat. Secara formal, pendidikan itu dimulai dari Taman Kanak-Kanak hingga Perguruan Tinggi. Perguruan tinggi  merupakan t...