Langsung ke konten utama

Puisi - Apa Kabar Indonesia


Apa Kabar Indonesia?
Oleh: Enefha
Ah, kebohongan apa lagi ini?
Perut kosong meraung ganas
Akal sedang bersin tesa dengan perut kosong tadi

Kau, iya kau yang berdiri gagah di depan sana
Apa kabar kau hari ini?
Bukankah seharusnya saat ini kau sedang bernyanyi bersama melodi lain?
Atau mungkin kau telah muak dengan semua sandiwara ini
Romanmu tak sepicis dahulu bung

Inilah Republik janji, lahir dengan janji, bertahan hidup dan mati pun dengan janji
Naluri tak lagi mampu berbisik bijak karena semua  rasa telah hambar di sini
Dahulu dan saat ini pun semua warna tak lagi indah
Orang bilang tanah ini tanah surga
Namun sayang tak banyak sungai susu mengalir
Energi entah esok atau kapan pun itu
Surga akan tetap di alam dan dimensi yang berbeda
Inilah tanah yang aku dan kau banggakan atau mungkin juga kau
Apa adanya, tak sederhana namun cukup absurd

Penulis adalah mahasiswa PBA 2011

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Garis Waktu

Judul               : Garis Waktu Jenis                : Kumpulan Cerita Penulis             : Fiersa Besari Penerbit           : Media Kita Cetakan           : VII, 2017 ISBN               : 978-979-794-525-1 Fiersa Besari merupakan sosok pemuda kelahiran Bandung yang akrab dipanggil "bung" dan ternyata lulusan Sastra Ingris tapi lebih suka mengaku lulusan sastra mesin. Bung ini dikenal sebagai Penulis, Penggiat Musik, Pengelana, dan Penangkap Jejak. Sekembalinya dari perjalanan mengelilingi Indonesia dalam rangka mencari jati diri, Bung mulai mengumpulkan tulisannya menjadi sebuah buku yang kemudian diberi judul "Gari...

Belajar Hingga Akhir Hayat

sumber gambar: membumikan-pendidikan.blogspot.com Oleh: Kodri Syahnaidi, Mahasiswa PBA 2015 “Tuntutlah ilmu dari buaian hingga ke liang lahat”. Demikianlah urgensi menuntut ilmu (belajar) yang dianjurkan Rasulullah. Belajar merupakan sebuah kebutuhan bagi setiap manusia.  Karena sebagai manifestasi rasa syukur terhadap anugerah akal pikiran yang hanya bisa digunakan melalui proses pembelajaran. Selain itu, belajar juga dapat mengasah kecerdasan kognitif, afektif, dan psikomotorik. Belajar juga dapat meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) agar dapat mengelola alam sebagai khalifah (wakil Tuhan) di dunia. Proses pembelajaran pertama kali dilakukan oleh Allah dan Nabi Adam ketika diciptakan. Sampai hari ini proses pembelajaran masih berlangsung di berbagai belahan dunia. Proses pembelajaran sepatutnya berlangsung terus-menerus hingga akhir hayat. Secara formal, pendidikan itu dimulai dari Taman Kanak-Kanak hingga Perguruan Tinggi. Perguruan tinggi  merupakan t...