Langsung ke konten utama

PGMI 2012 Adakan Rapat Baksos




PGMI, Paradigma Online

Panitia baksos PGMI 2012 mengadakan rapat di lobi barat lantai tiga Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Senin (24/03) pukul 14.57 WIB. Rapat yang dihadiri 12 anggota ini membahas mengenai persiapan baksos yang akan diadakan hari Jumat (04/04) sampai Minggu (06/04) mendatang. Ada sedikit permasalahan terkait persetujuan dari pihak Prodi PGMI. Mereka mengira kegiatan baksos ini agenda milik HMPS PGMI, padahal ini adalah agenda PGMI 2012. “Kita akan perjelas lagi kalau ini agenda kita, bukan agenda HMPS,” papar ketua panitia, Indra.
Berhubung agenda baksos ini bertepatan dengan agenda dies natalis PGMI, maka prodi merekomendasikan untuk memasukkan baksos ini ke agendanya. Hal ini disampaikan oleh Samsul, bagian humas dalam kepanitiaan Baksos. “Bu Isti sudah menentukan agenda baksos ini ke (agenda-red) dies natalis. Secara tertulis sudah membuat suratnya. Salah satu (agendanya-red) adalah baksos ini,” ungkap Samsul.
Namun, terlepas dari itu semua, ada permasalahan terkait dana. Dana yang terkumpul belum mencapai target. Oleh karena itu, ketua panitia menawarkan agenda baksos ini akan diundur atau tidak. “Rencana kita kan mau melaksanakan baksos ini setelah UTS. Tapi ternyata kita baru mendapatkan Rp 800.000,00. Apakah bisa atau diundur lagi?,” kata Indra. Tawaran ini ditanggapi baik oleh peserta rapat. Mereka optimis dan tidak ingin agenda yang sudah dirancang jauh-jauh hari dibatalkan hanya karena dana yang belum terkumpul. “Menurutku, tetap. Bagaimanapun keadaanya, kita harus jalan,” tegas Samsul penuh semangat. Hal senada juga diungkapkan oleh sutan. Ia tidak setuju kalau agenda baksos ini diundur. “Kita udah buat proposal, masa mau diundur, nanti jadi gak konsisten,” ungkap sutan.
Sebenarnya, semua permasalahan di atas terjadi karena adanya problem internal. Banyak dari panitia yang kurang berpartisipasi aktif dalam penggalangan dana. Oleh karena itu, Fidya memberi usulan untuk menentukan deadline kepada masing-masing panitia. “ Dana dari proposal harus ada deadline, biar ada greget dari temen-temen,” ungkap Fidya sambil menggerak-gerakkan kedua tangannya.

 Imron 



Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

karikatur

puisi- Di Gubuk Itu

Di Gubuk itu Oleh : Lembaran Hitam* Di gubuk itu Aku melihatmu Duduk menatap sebuah buku dalam genggaman Jika ku lihat, Sangat sederhana sekali gubuk itu berdinding bilik yang di anyam berlapis karpet merah terbentang Dengan lampu-lampu hiasan tergantung Tapi aku tidak melihat dari bentuk Ataupun hiasan Aku melihat dari kesungguhan pikiran Aku melihat dari coretan yang kau tuliskan Dan aku melihat dari gagasan yang kau sampaikan Di gubuk itu, Pejuang visi dan misi mengotak-atik lampiran Manjadi penentu yang berpatokan Buku merah kau jadikan pelajaran Cerminan tanggung jawabmu di akhir jabatan Di gubuk itu Kau rumuskan rancangan kegiatan Menuliskannya dalam sebuah buku sederhana tapi menentukan Tidak bisa disepelekan Juga tak bisa diabaikan Sekali lagi Di gubuk itu . . . *) Penulis adalah mahasiswa PBA 2012 UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta