PGMI,
Paradigma Online
Kunjungan PGMI UIN Sunan Kalijaga ke
Museum Benteng Vredeburg disambut ramah oleh kedua satpam penjaga gerbang,
Selasa (18/03) pukul 13.51 WIB. Kegiatan yang dikuti oleh 32 Mahasiswa ini
dilakukan untuk memenuhi tugas mata kuliah Pengetahuan Sosial II dan
Pembelajarannya. Saat rombongan tiba di lokasi, Pak Andi -dosen pengampu- belum
nampak di tempat. Sambil menunggu Pak Andi, sebagian mahasiswa istirahat di
bawah pohon. Ada juga yang menyempatkan diri untuk mengambil foto sebagai
kenang-kenangan.
Tidak lama kemudian, sekitar pukul 14.06
WIB Pak Andi datang dengan menggendong tas. Seluruh mahasiswa diinstruksikan
untuk berkumpul. Setelah berkumpul, Pak Andi menjelaskan prosedur pengamatan
atau observasi di Museum Benteng Vredeburg. Ia juga menyodorkan lembar
observasi yang nantinya akan diisi oleh mahasiswa. “Ini ada lembar observasi
dan nanti ada beberapa item yang harus diisi,” jelasnya. Selanjutnya.
Ia juga mengingatkan pada seluruh mahasiswa
bahwa tujuan berkunjung ke sini bukan sekadar hiburan ataupun main-main saja,
tetapi untuk mengamati koleksi-koleksi museum yang bisa dijadikan sumber
belajar IPS MI.“Tujuannya, kita tahu bagaimana memanfaatkan sumber belajar di
sekitar kita,” tegasnya.
Setelah diberi sedikit mukodimah oleh
pak Andi, mahasiswa berkumpul di sudut salah satu gedung untuk mendengarkan
penjelasan dari Pak Seno, pemandu wisata di Museum Benteng Vredeburg. Ia
menceritakan panjang lebar mengenai sejarah berdirinya Benteng Vredeburg.
“Benteng ini dibangun atas prakarsa
Belanda oleh Sri Sultan Hemengkubuwono I dengan alasan untuk keamanan Keraton,
walaupun tujuannya untuk memata-matai kraton dan markas pertahanan Belanda,”
papar Pak Seno. Setalah dirasa cukup, beberapa mahasiswa berpencar menelusuri
setiap sudut gedung. Di Museum ini, ada empat gedung utama yang di dalamnya
terdapat diorama-diorama yang beranekaragam.
Selain diorama, museum ini juga
menyediakan fasilitas game edukatif, touch screen, dan barang-barang
peninggalan pada masa kolonial. Selama kurang lebih satu setengah jam berkeliling
mengamati setiap sudut gedung, sebagian mahasiswa istirahat. Museum Benteng
Vredeburg juga menyediakan ruangan khusus yang disediakan bagi para pengujung
untuk beristirahat. Ruangan persegi panjang yang dilengkapi dengan kursi-kursi,
layar, dan satu LCD menjadi daya tarik tersendiri. Fasilitas ini diperuntukkan
bagi pengunjung yang ingin melihat film-film dokumenter masa kolonial dan pasca
kemerdekaan. Kegiatan berakhir sekitar pukul 16.10 WIB.
Imron Musthafa

PGMI kok asik. Ana kunjungan meng museum.
BalasHapusmakanya, masuk PGMI dong. .hehe
BalasHapusbagus-bagus
BalasHapus