Langsung ke konten utama

LPM Paradigma Adakan Diskusi “Politik Pendidikan” Selama Bulan April


Tarbiyah, Paradigma Online
Sebagai sarana perbendaharaan wacana Mahasiswa Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Sunan Kalijaga, khususnya anggota Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Paradigma, Pimpinan Kajian Gagasan Rabu Siang (Garasi) bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) LPM Paradigma, Fery Listiyanto bersama dengan jajaranya mengadakan diskusi tentang “Politik Pendidikan” selama bulan April.
“Kita mengangkat tema “Politik Pendidikan” pada Garasi kali ini, yang pertama dikarenakan kesepakatan antar Anggota LPM Paradigma. Kedua, sebagaimana kita ketahui bahwa mahasiswa sebagai agen Of Change yang menjadi generasi bangsa ini.” Jelas Fery, Mahasiswa Kependidikan Islam 2011.
Ia juga menjelaskan bahwa dengan mendiskusikan tema tersebut, kita bisa membahas bagaimana seseorang bisa berpikir kritis menghadapi realitas sosial. “Oleh karenanya, jika dikaitkan dengan mahasiswa, mereka harus kritis menghadapi realitas sosial. Dari pembahasan “Politik Pendidikan” ini akan membahas lebih mendalam tentang pendidikan untuk saat ini. Dari teori hingga kita bisa mengaplikasikan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK).” Tambahnya.
Terang Fery, bahwa Garasi bulan selanjutnya akan didiskusikan lagi. Tema-tema lain perlu kita bahasa dalam Garasi ini, misalnya seperti Pers dan Kebudayaan. Kita berganti tema, berusaha untuk mendalami ilmu. Untuk nantinya, ilmu yang kita dalami bisa korelasikan dengan ilmu lainnya dan bisa mengaplikasikannya.
"Untuk Garasi bersifat umum, mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan khususnya Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan yang berniat untuk berdiskusi, Silahkan. Tujuan kita adalah menggali ilmu-ilmu. Jika yang ikut banyak, kita akan menambah wawasan dan wacana dari para mahasiswa." ujarnya.
Kikin

Komentar

Postingan populer dari blog ini

karikatur

puisi- Di Gubuk Itu

Di Gubuk itu Oleh : Lembaran Hitam* Di gubuk itu Aku melihatmu Duduk menatap sebuah buku dalam genggaman Jika ku lihat, Sangat sederhana sekali gubuk itu berdinding bilik yang di anyam berlapis karpet merah terbentang Dengan lampu-lampu hiasan tergantung Tapi aku tidak melihat dari bentuk Ataupun hiasan Aku melihat dari kesungguhan pikiran Aku melihat dari coretan yang kau tuliskan Dan aku melihat dari gagasan yang kau sampaikan Di gubuk itu, Pejuang visi dan misi mengotak-atik lampiran Manjadi penentu yang berpatokan Buku merah kau jadikan pelajaran Cerminan tanggung jawabmu di akhir jabatan Di gubuk itu Kau rumuskan rancangan kegiatan Menuliskannya dalam sebuah buku sederhana tapi menentukan Tidak bisa disepelekan Juga tak bisa diabaikan Sekali lagi Di gubuk itu . . . *) Penulis adalah mahasiswa PBA 2012 UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta