Langsung ke konten utama

PGMI 2012 Kembali Melakukan Penggalangan Dana




PGMI, Paradigma Online
Panitia Baksos  PGMI 2012 kembali melakukan penggalangan dana, Kamis (03/04) pukul 09.20 WIB. Penggalangan dana yang dilakukan oleh 21 panitia baksos PGMI 2012 kali ini menyebar ke seluruh fakultas. “Kita nanti muter ke Tarbiyah, Syariah, Saintek, dan semuanya,” ujar Indra, ketua Baksos.  Dengan mengerahkan 21 personil tersebut, diharapkan bisa memenuhi target untuk menutup kekurangan dana Baksos yang akan dilaksanakan Jum’at (04/04) sampai Minggu (06/04) besok. “Targetnya Rp 500.000,00,” papar Indra.
Namun, sebagian panitia masih merasa canggung saat diminta menyebar ke seluruh fakultas untuk menggalang dana. Hal ini terlihat dari sikap malu-malu yang nampak di wajah mereka. Bahkan, ada juga yang ketakutan saat melihat beberapa mahasiwa yang berpenampilan ‘menyeramkan’. “saat aku narik di Ushuludin, agak takut, karena tampilan mereka item-item (menyeramkan-red). Tapi ternyata hatinya lembut-lembut. Wah seneng banget,” ujar Samsul saat diwawancarai di tengah-tengah istirahatnya.  
Penggalangan dana selesai sekitar pukul 10.12 WIB. Hasilnya pun di luar dugaan.  Target yang hanya Rp 500.000,00 ternyata bisa terlampaui dan berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 935.500,00. Sungguh dana yang tidak kecil. Semua ini berkat kerja keras dari segenap panitia Baksos. “Subhanallah banget,” ujar Indra.
Sekitar setengah jam setelah penggalangan dana selesai, Endang, Dosen Mata Kuliah Matematika Prodi PGMI menghampiri sebagian panitia baksos dan memberi wejangannya. Ia berpesan bahwa lain kali jika akan mengadakan baksos, berdayakan anggotanya dulu untuk produktif, tidak dengan cara meminta di fakultas-fakultas atau tempat lainnya. “ Lain kali kalau mau ada baksos lagi, buat produk, jangan minta-minta,” ungkap Endang.

Imron

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

karikatur

puisi- Di Gubuk Itu

Di Gubuk itu Oleh : Lembaran Hitam* Di gubuk itu Aku melihatmu Duduk menatap sebuah buku dalam genggaman Jika ku lihat, Sangat sederhana sekali gubuk itu berdinding bilik yang di anyam berlapis karpet merah terbentang Dengan lampu-lampu hiasan tergantung Tapi aku tidak melihat dari bentuk Ataupun hiasan Aku melihat dari kesungguhan pikiran Aku melihat dari coretan yang kau tuliskan Dan aku melihat dari gagasan yang kau sampaikan Di gubuk itu, Pejuang visi dan misi mengotak-atik lampiran Manjadi penentu yang berpatokan Buku merah kau jadikan pelajaran Cerminan tanggung jawabmu di akhir jabatan Di gubuk itu Kau rumuskan rancangan kegiatan Menuliskannya dalam sebuah buku sederhana tapi menentukan Tidak bisa disepelekan Juga tak bisa diabaikan Sekali lagi Di gubuk itu . . . *) Penulis adalah mahasiswa PBA 2012 UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta