Masih rapi dalam bingkai-bingkai kehidupan
Masih
jelas dalam memorial perjuangan
Tentang
serpihan-serpihan kisah dalam siluet orange sejarah
Yang
tak akan hilang oleh debu-debu peradaban baru
Hingga
kini, terekam dalam hiasan kalbu...
Ingatlah, ketika kobaran semangat
dalam medan perang yang meraung merdu
Bergenggam erat menerjang barisan lawan
Berteman bambu dan sebuah tebing keberanian
Mencoba melepaskan borgor besi penjajah atas
keterkungkungan
Menyatukan asa, demi kibaran sang saka ayu
“MERDEKA!!!”
Perih...
yang ku lihat kini, sayap-sayap garuda mulai patah
Ketika
keegoisan mulai merasupi pada lorong-lorong kehidupan
Ketika
kekuasaan menjadi anutan
Si
dasi bersahaja menyusup negeri terperanjak dalam nafsu duniawi
Catatan
sejarah pun seperti tak lagi dihargai
Fenomena merajam Indonesia....
Wahai en kau jiwa-jiwa muda yang
tertidur
Bangunlah, kibarkan sayap garudamu
dengan seribu kreasi yang luhur
Genggamlah asa demi lahirnya sebuah
negeri yang makmur
Dan saksikanlah hari esok dengan
kemenangan yang bertabur
Nur Tanfidiyah (Fidya)

Komentar
Posting Komentar