Langsung ke konten utama

Puisi-Kisah Kesah


Kisah Kesah
Oleh : jingga matahari
Mugkin sudah saatnya aku tersadar
dari lamunan panjang tak berakar
mungkin sudah saatnya aku terbangun
dari mimpi-mimpi yang tak berujung
aku terlalu lama tertidur
terbuai dalam impian yang telah terkubur
sudah saatnya aku terbangun
Sadar
Bangunlah
Ini dunia nyata bukan Khayalan !
Langit yang kau harapkan  cerah kembali
Kini semakin mendung dan berarak
Hitam,pekat,kelam
Tak ada tanda” keramahan disana
Yang ada hanya kemarahan
Aku takut
Jikalau langit tak cerah lagi
Dan pasti sang hujan akan mengguyur bumi
Aku terlau takut
Jika anganku tak terwujud
Menatap matahari pun aku tak berani
Melihat sinarnya yang berapi-api.

panggung krapyak,05 mei 2013
Penulis adalah Penggiat Sastra Kasasi, Dan mahasiswa PBA 2011.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

karikatur

puisi- Di Gubuk Itu

Di Gubuk itu Oleh : Lembaran Hitam* Di gubuk itu Aku melihatmu Duduk menatap sebuah buku dalam genggaman Jika ku lihat, Sangat sederhana sekali gubuk itu berdinding bilik yang di anyam berlapis karpet merah terbentang Dengan lampu-lampu hiasan tergantung Tapi aku tidak melihat dari bentuk Ataupun hiasan Aku melihat dari kesungguhan pikiran Aku melihat dari coretan yang kau tuliskan Dan aku melihat dari gagasan yang kau sampaikan Di gubuk itu, Pejuang visi dan misi mengotak-atik lampiran Manjadi penentu yang berpatokan Buku merah kau jadikan pelajaran Cerminan tanggung jawabmu di akhir jabatan Di gubuk itu Kau rumuskan rancangan kegiatan Menuliskannya dalam sebuah buku sederhana tapi menentukan Tidak bisa disepelekan Juga tak bisa diabaikan Sekali lagi Di gubuk itu . . . *) Penulis adalah mahasiswa PBA 2012 UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta