Langsung ke konten utama

Belum Bisa Input KRS, Mahasiswa Kecewa



“Telatnya input KRS ini menunjukkan tidak konsistennya kinerjanya PKSI”
Hal demikian disampaikan oleh Mufi, Mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, saat ditemui Paradigma di Student Center, Sabtu, (24/08)
“Dengan adanya ketidakpastian input KRS yang tidak sesuai dengan jadwal yang tercantum ini membuat mahasiswa kebingungan dan mengalami kekecewaan” ungkap Mufi yang juga mahasiswa PBA.
Ia juga menerangkan ketidakkonsistenan terkait input KRS ditunjukkan dengan mundurnya jadwal input KRS. Yang semula pada tanggal 19 Agustus kemudian diundur sampai tanggal 24 Agustus.
“Pada tanggal 24 Agustus pun tepatnya hari ini, input KRS tidak bisa dilaksanakan. Lama menunggu sejak pagi, eh ternyata ada pengumuman bahwa input KRS mulai jam 12:00 wib” ceritanya kepada Paradigma.
“Jam 12:00 WIB pun saya mulai membuka laptop untuk memulai menginput KRS, ternyata sampai sore KRS belum bisa diinput. Dan ada kabar dari teman-teman yang datang ke PKSI bahwa input KRS diundur besok pada hari Senin” Imbuh Mufi, yang juga sebagai Direktur Kelompok Studi Ilmu Pendidikan (KSIP) FITK UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Mufi berharap, dengan adanya ketidakjelasan penginputan KRS ini agar PKSI atau pihak Universitas memperbaiki manajemen penginputan KRS. “Agar tidak menjadi kebingungan dan tidak menjadi trouble, input KRS sebaiknya dilakukan per fakultas dan beda jadwal. Ya tentunya biar loginnya tidak susah.
“Selain itu, jika mengalami perubahan mohon dari pihak PKSI untuk mengumumkan secara resmi melalui Sistem Informasi Akademik ataupun web resmi UIN-SUKA” imbuhnya.
Nur Sholikhin

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

karikatur

puisi- Di Gubuk Itu

Di Gubuk itu Oleh : Lembaran Hitam* Di gubuk itu Aku melihatmu Duduk menatap sebuah buku dalam genggaman Jika ku lihat, Sangat sederhana sekali gubuk itu berdinding bilik yang di anyam berlapis karpet merah terbentang Dengan lampu-lampu hiasan tergantung Tapi aku tidak melihat dari bentuk Ataupun hiasan Aku melihat dari kesungguhan pikiran Aku melihat dari coretan yang kau tuliskan Dan aku melihat dari gagasan yang kau sampaikan Di gubuk itu, Pejuang visi dan misi mengotak-atik lampiran Manjadi penentu yang berpatokan Buku merah kau jadikan pelajaran Cerminan tanggung jawabmu di akhir jabatan Di gubuk itu Kau rumuskan rancangan kegiatan Menuliskannya dalam sebuah buku sederhana tapi menentukan Tidak bisa disepelekan Juga tak bisa diabaikan Sekali lagi Di gubuk itu . . . *) Penulis adalah mahasiswa PBA 2012 UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta