Tarbiyah, Paradigma Online
Saat ini banyak para aktivis yang celananya sobek, senang nongkrong
sampai malam kemudian paginya tidak kuliah karena belum bangun. Aktivis kadang
juga meremehkan kuliah. “Aktivis itu organisasinya bagus dan organisasinya
jalan. Jangan sampai ada aktivis yang Ngemis nilai gara-gara jarang kuliah.”
Ungkap Sabarudin, Wakil Dekan bidang kemahasiswaan FITK UIN Sunan Kalijaga
Yogyakarta, (06/04).
Selain itu, ia juga tidak setuju dengan para
aktivis yang celananya sobek. Menurutnya, aktivis harus menjadi figur atau
teladan bagi mahasiswa yang lainnya. Banyak para aktivis Tarbiyah dulunya yang
rapi dan kuliahnya jalan dengan lancar.
"Jangan sampai menjadi aktivis yang
selalu tampil di depan mahasiswa, namun dalamnya kosong. Artinya, kuliahnya
tidak jalan dan keilmuannya tidak terjaga." Ujarnya.
Ia sangat senang kalau aktivis itu bisa
melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi. "Jika para aktivis bisa
melanjutkan pendidikannya yang lebih tinggi, mereka akan memotivasi
adik-adiknya." Ungkapnya saat ditemui Paradigma di kediamannya.
"Saya sangat senang dengan aktivis, karena mereka telah meluangkan
waktunya untuk kepentingan orang lain. Janganlah ragu untuk berproses di organisasi, seperti
halnya di Paradigma. Pasti ada manfaatnya kelak. Yakinlah untuk berproses di
organisasi, yakinlah!!.” Wejangannya kepada Paradigma.
Solikhin

Komentar
Posting Komentar