![]() |
| sumber gambar: membumikan-pendidikan.blogspot.com |
Oleh: Kodri Syahnaidi, Mahasiswa PBA 2015
“Tuntutlah ilmu dari buaian hingga ke liang lahat”.
Demikianlah urgensi menuntut ilmu (belajar) yang dianjurkan Rasulullah. Belajar
merupakan sebuah kebutuhan bagi setiap manusia. Karena sebagai
manifestasi rasa syukur terhadap anugerah akal pikiran yang hanya bisa
digunakan melalui proses pembelajaran. Selain itu, belajar juga dapat mengasah
kecerdasan kognitif, afektif, dan psikomotorik. Belajar juga dapat meningkatkan
Sumber Daya Manusia (SDM) agar dapat mengelola alam sebagai khalifah (wakil
Tuhan) di dunia.
Proses pembelajaran pertama kali dilakukan oleh Allah dan
Nabi Adam ketika diciptakan. Sampai hari ini proses pembelajaran masih
berlangsung di berbagai belahan dunia. Proses pembelajaran sepatutnya
berlangsung terus-menerus hingga akhir hayat. Secara formal, pendidikan itu
dimulai dari Taman Kanak-Kanak hingga Perguruan Tinggi. Perguruan tinggi
merupakan tingkatan tertinggi dalam jenjang pendidikan formal. Kuliah di
perguruan tinggi merupakan proses pembelajaran dalam pendidikan formal.
Sehingga dapat dikatakan, berkuliah termasuk pengamalan hadits rasul tentang
anjuran belajar hingga akhir hayat apabila dilihat dari perspektif pendidikan
formal.
Bisa diibaratkan kuliah itu seperti haji di dalam Rukun
Islam. Membutuhkan biaya, memakan waktu, dan diwajibkan bagi yang mampu.
Tetapi, di dalam berhaji, dilarang memaksakan diri apabila tidak mampu. Begitu
juga dengan kuliah, jikalau ada sesuatu sebab yang menghalangi seseorang dalam
berkuliah, maka tidak perlu dipaksakan. Karena esensi dari kuliah itu
adalah belajar.
Bagi yang tidak mampu untuk belajar di jenjang perguruan
tinggi (kuliah) dalam pendidikan formal, diwajibkan untuk belajar sendiri
ataupun belajar di dalam masyarakat sebagai manifestasi pendidikan non formal
dan informal. Biaya bukanlah halangan untuk tetap mencari ilmu, karena yang
dianjurkan Rasul ialah belajar, baik itu belajar di dalam pendidikan formal,
informal, maupun non-formal.

Wah, mantap ini. Belajar ternyata bisa di mana-mana, kapan saja dan sampai kapan saja. Ditunggu postingan ya postingan yang lainnya,
BalasHapus