Program
Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan
(FITK) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menyelenggarakan Public Lecture yang
bertemakan “Pesantren and International
Islamic School” guna menjawab keresahan dan tantangan serta peluang
tersebut. Kegiatan yang dilaksanakan hari Jumat, (17/3) di Ruang Teatrikal
FITK tersebut dihadiri oleh sekitar 200 mahasiswa/i MPI. Dengan mengundang
narasumber dari Malaysia yaitu Ahmad Fathoni, Ph.D selaku Direktur Seven Skies Internasional Malaysia dan Kyai
Irwan Masduqi, Lc., M.Hum selaku Pimpinan Ponpes Assalafiyah Mlangi,
Yogyakarta.
Dalam sambutannya Dr.
Ahmad Arifi, M.Ag menyampaikan bahwa lembaga pendidikan Islam seperti Pesantren
menjadi lembaga pendidikan tertua di Indonesia. “Pesantren dari dahulu hingga
sekarang telah berperan penting dalam menjaga nilai budaya bangsa dan
nilai-nilai keIslaman yang rahmatan lil’alamiin terutama penanaman nilai-nilai
karakter akhlakul karimah pada santri” sambut Dr. Ahmad Arifi, M.Ag selaku
dekan FITK.
Walaupun kini pesantren
mulai menggarap bidang pendidikan formal atau terintegrasi dengan sekolah umum
sebagai bentuk moderinitas lembaga pendidikan Islam. Namun, perkembangan dunia
pesantren harus tetap menjaga karakteristik budaya kepesantrenan seperti menghormati
sang kyai (ta’dzim) sebagai proses pendidikan karakter serta kajian kitab
kuning. Selain itu, lembaga pendidikan Islam juga perlu membekali para siswa
dan santrinya dengan ketrampilan life
skill seperti entrepreneurship
dan kemandirian guna menyiapkan generasi yang kreatif, inovatif, dan produktif
dalam menghadapi persaingan dunia kerja (MEA).
Jajaran Dekanat FITK
dan Prodi MPI sangat mengapresiasi atas terselenggaranya public lecture ini. Semoga
melalui public lecture kali ini dapat
membuka wawasan baru bagi mahasiswa/i MPI selaku calon entrepreneur pendidikan dan pengelola lembaga pendidikan Islam kedepannya.
Almuni Prodi MPI diharapkan mampu menjadi problem
solving masyarakat khususnya dalam pengelolaan pendidikan Islam dengan
mengintegrasikan keilmuan pesantren dan ilmu umum lainnya.
Penulis,
Poniman, Pimpinan Redaksi LPM Paradigma UIN
SUKA
Komentar
Posting Komentar