Langsung ke konten utama

DISKUSI KILAS BALIK : TEKNIK REPORTASE



Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Paradigma  Fakultas Ilmu  Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga menyelenggarakan diskusi yang bertajuk tema Teknik Reportase. Kegiatan diskusi tersebut dilaksanakan pada hari Kamis, 07 Mei 2020 dibuka oleh Nona Bella sebagai moderator pukul 10.00 WIB secara daring di kediaman masing-masing. Kegiatan diskusi ini merupakan agenda rutin yang diselenggarakan oleh Divisi Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) yang dilaksanakan setiap pekannya dengan tujuan untuk mengembalikan ingatan para anggota LPM Paradigma mengenai materi Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar (PJTD).
Pada kesempatan diskusi daring kali ini peserta dibersamai oleh Nona Diah Retno sebagai pemantik. Ia merupakan salah satu anggota LPM Paradigma yang saat ini menjabat di Divisi Redaksi. Dalam materi yang dipaparkan ia menjelaskan teknik reportase meliputi tiga hal, diantaranya adalah Observasi, dimana seorang wartawan langsung meluncur ke tempat kejadian perkara. Lalu yang kedua Wawancara, dimana wartawan harus bertanya untuk menggali informasi atau keterangan kepada narasumber terkait. Teknik terakhir adalah Riset data, yakni wartawan harus mencari arsip atau referensi terkait berita yang akan dituliskannya.
Kegiatan diskusi secara daring ini berlangsung secara lancar dan terkendali. Seluruh peserta diskusi juga terlihat antusias dengan melontarkan berbagai pertanyaan seputar teknik reportase. Pada akhir diskusi pemantik memberikan sebuah pesan yang patut sekali untuk kita terapkan. Ia mengatakan “ Yang terpenting dalam belajar adalah berani mencoba. Kini sudah saatnya kita bersama-sama memulai dari sekarang karena sesungguhnya talking is cheap, reporting is expensive”. (RDS)



Komentar

Postingan populer dari blog ini

karikatur

puisi- Di Gubuk Itu

Di Gubuk itu Oleh : Lembaran Hitam* Di gubuk itu Aku melihatmu Duduk menatap sebuah buku dalam genggaman Jika ku lihat, Sangat sederhana sekali gubuk itu berdinding bilik yang di anyam berlapis karpet merah terbentang Dengan lampu-lampu hiasan tergantung Tapi aku tidak melihat dari bentuk Ataupun hiasan Aku melihat dari kesungguhan pikiran Aku melihat dari coretan yang kau tuliskan Dan aku melihat dari gagasan yang kau sampaikan Di gubuk itu, Pejuang visi dan misi mengotak-atik lampiran Manjadi penentu yang berpatokan Buku merah kau jadikan pelajaran Cerminan tanggung jawabmu di akhir jabatan Di gubuk itu Kau rumuskan rancangan kegiatan Menuliskannya dalam sebuah buku sederhana tapi menentukan Tidak bisa disepelekan Juga tak bisa diabaikan Sekali lagi Di gubuk itu . . . *) Penulis adalah mahasiswa PBA 2012 UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta