Oleh: Masrur Ridwan Dewasa ini, globalisasi sudah mempengaruhi gaya hidup hampir seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali permainan anak-anak. Jika dahulu anak-anak bermain hanya dengan bermodal batu, tongkat, dan karet gelang, sekarang sudah dihadapkan dengan hal-hal yang berbau digital , canggih dan modern. Permainan modern saat ini cenderung membuat anak-anak mengalami kekurangan komunikasi dengan teman sebayanya atau lebih condong ke sifat individualistik. Jika anak terus mengonsumsi permainan tersebut, maka dikhawatirkan anak akan memiliki jiwa acuh terhadap lingkungan sekitarnya. Selain itu, anak juga bisa menjadi seorang pemboros karena jarang permainan modern yang bersifat murah dan gratis. Sebagai tawaran, orangtua dapat mengenalkan permainan Dakon kepada anak-anak. Permainan Dakon mempunyai banyak nama. Di daerah Sumatera dikenal dengan nama Congkak, di Jawa dikenal dengan nama Dhakon atau Dhakonan, di Lampung dikenal dengan nama D...
Menuju Transformasi Pendidikan