Langsung ke konten utama

Salam Redaksi


Alhamdulillah. Sepatah kata yang terurai diiringi senyum dan hembusan nafas lega. Akhirnya, Paradigma bisa kembali menelurkan karya setelah sekian lama terlelap dalam tidur panjang. Bukan hal yang mudah untuk membangun kembali Paradigma pada masa kejayaan sebagaimana yang telah diraih oleh orang-orang terdahulu. Namun, melalui buletin ini, kami akan memulai semuanya dari awal. Layaknya orang yang  tertidur mungkin saat ini Paradigma sudah mulai menggeliat, dan mulai bersiap untuk menghadapi dunia luar.
Ucapan terimakasih kami haturkan kepada segenap pembaca yang selalu setia menunggu dan menanyakan “kapan buletin Paradigma terbit lagi?” Pertanyaan itulah yang selalu membangunkan semangat kami untuk bangkit dan kembali berdialektika dengan dunia jurnalistik serta pendidikan.Ditengah ramainya pro kontra seputar hadirnya kurikulum baru 2013, Paradigma sebagai Lembaga Pers Mahasiswa yang bergelut di dunia pendidikan, mencoba menyampaikan suara dari civitas akademik UIN Sunan Kalijaga khususnya Fakultas Tarbiyah dan Keguruan mengenai hal tersebut. Selain itu, pada edisi ini kami juga menyoroti masalah pengisian Indeks Kinerja Dosen (IKD) online yang mengundang kecemasan mahasiswa disebabkan sosialisasi yang kurang jelas.Setelah melewati perjuangan dan kerja keras tanpa lelah segenap kru Paradigma, akhirnya buletin ini bisa sampai ditangan pembaca. Akhir kata kami ucapkan Selamat membaca!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

karikatur

puisi- Di Gubuk Itu

Di Gubuk itu Oleh : Lembaran Hitam* Di gubuk itu Aku melihatmu Duduk menatap sebuah buku dalam genggaman Jika ku lihat, Sangat sederhana sekali gubuk itu berdinding bilik yang di anyam berlapis karpet merah terbentang Dengan lampu-lampu hiasan tergantung Tapi aku tidak melihat dari bentuk Ataupun hiasan Aku melihat dari kesungguhan pikiran Aku melihat dari coretan yang kau tuliskan Dan aku melihat dari gagasan yang kau sampaikan Di gubuk itu, Pejuang visi dan misi mengotak-atik lampiran Manjadi penentu yang berpatokan Buku merah kau jadikan pelajaran Cerminan tanggung jawabmu di akhir jabatan Di gubuk itu Kau rumuskan rancangan kegiatan Menuliskannya dalam sebuah buku sederhana tapi menentukan Tidak bisa disepelekan Juga tak bisa diabaikan Sekali lagi Di gubuk itu . . . *) Penulis adalah mahasiswa PBA 2012 UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta