Langsung ke konten utama

Aku Menangis



Oleh : Nuris Saadah
Aku menagis tentang sebuah kehidupan yang fatamorgana
Tak mempunyai ujung akhir bagi yang tak mengenal Tuhan
Mengalami  reunkarnasi bagi para pemercaya Dewata
Tak berujung hakiki bagi yang terputus jalan kebenaran
            Andaikan kau matahari terbit dalam kebenaran barat
            Akankahkah kau selalu memberikan akhir kiamat
            Jika kau bulan yang dengan kesempurnaan cahaya raya
            Akankah dunia tak pernah mengenal bahasa malam
Aku menangis untuk sebuah kematian
Bernyawa bagi mereka yang bisa berbicara tentang keangkuhan dunianya
Tertawa diantara mereka dalam kebisingan kerecohan umatnya
Berlabuh dalam kebungkaman para laknat yang suar suar bersuara rupanya
            Berjalanlah wahai mata jika kau mampu mendengarnya
            Berselok ayulah wahai tumit  jika kau mampu menggapainya
            Akan aku rampas kenistaan yang kau tawar-tawarkan
            Akan aku tebus kehormatan dengan kerobohan kecerobohan
Dan aku menangis,...
Untuk hamba kaya raya yang miskin dalam kefakiran...

Yogyakarta, 27 Juni 2013

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Garis Waktu

Judul               : Garis Waktu Jenis                : Kumpulan Cerita Penulis             : Fiersa Besari Penerbit           : Media Kita Cetakan           : VII, 2017 ISBN               : 978-979-794-525-1 Fiersa Besari merupakan sosok pemuda kelahiran Bandung yang akrab dipanggil "bung" dan ternyata lulusan Sastra Ingris tapi lebih suka mengaku lulusan sastra mesin. Bung ini dikenal sebagai Penulis, Penggiat Musik, Pengelana, dan Penangkap Jejak. Sekembalinya dari perjalanan mengelilingi Indonesia dalam rangka mencari jati diri, Bung mulai mengumpulkan tulisannya menjadi sebuah buku yang kemudian diberi judul "Gari...

Belajar Hingga Akhir Hayat

sumber gambar: membumikan-pendidikan.blogspot.com Oleh: Kodri Syahnaidi, Mahasiswa PBA 2015 “Tuntutlah ilmu dari buaian hingga ke liang lahat”. Demikianlah urgensi menuntut ilmu (belajar) yang dianjurkan Rasulullah. Belajar merupakan sebuah kebutuhan bagi setiap manusia.  Karena sebagai manifestasi rasa syukur terhadap anugerah akal pikiran yang hanya bisa digunakan melalui proses pembelajaran. Selain itu, belajar juga dapat mengasah kecerdasan kognitif, afektif, dan psikomotorik. Belajar juga dapat meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) agar dapat mengelola alam sebagai khalifah (wakil Tuhan) di dunia. Proses pembelajaran pertama kali dilakukan oleh Allah dan Nabi Adam ketika diciptakan. Sampai hari ini proses pembelajaran masih berlangsung di berbagai belahan dunia. Proses pembelajaran sepatutnya berlangsung terus-menerus hingga akhir hayat. Secara formal, pendidikan itu dimulai dari Taman Kanak-Kanak hingga Perguruan Tinggi. Perguruan tinggi  merupakan t...