PGMI, Paradigma Online
Pada awal perkuliahan Sains II dan Pembelajarannya, Sigit Prasetyo selaku sekretaris Jurusan PGMI sekaligus dosen pengampu mata kuliah tersebut memberikan wejangan kepada para mahasiswanya, Selasa, (15/04) di Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI).
Menurutnya, hidup itu harus berkualitas. Tidak penting memiliki kepandaian dan nilai atau IPK tinggi kalau tidak bisa memberi manfaat kepada sesama. “Jadi orang tidak harus pandai, mencari IPK tinggi. Tapi yang penting berkualitas,” paparnya saat memberikan perkuliahan kepada mahasiswa PGMI semester empat.
Pada awal perkuliahan Sains II dan Pembelajarannya, Sigit Prasetyo selaku sekretaris Jurusan PGMI sekaligus dosen pengampu mata kuliah tersebut memberikan wejangan kepada para mahasiswanya, Selasa, (15/04) di Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI).
Menurutnya, hidup itu harus berkualitas. Tidak penting memiliki kepandaian dan nilai atau IPK tinggi kalau tidak bisa memberi manfaat kepada sesama. “Jadi orang tidak harus pandai, mencari IPK tinggi. Tapi yang penting berkualitas,” paparnya saat memberikan perkuliahan kepada mahasiswa PGMI semester empat.
Mahasiswa sebagai generasi muda harapan bangsa harus
mempunyai produktivitas yang tinggi. Tidak hanya berkutat pada aktivitas
perkuliahan dan kos saja, tetapi juga harus memiliki aktivitas lain di luar
kampus, semisal ikut organisasi. Dengan ikut organisasi, nalar mahasiswa akan
lebih terasah dan bisa berpikir kritis. “Tunjukan bahwa anda memiliki iner beauty yang kuat,” katanya.
Ia juga berpesan kepada mahasiswa untuk mengoleksi buku-buku
tokoh terkemuka di Indonesia, agar bisa memotivasi belajar. “Kalau bisa, anda
mengoleksi buku-buku tokoh, seperti Soekarno, Gus Dur, Amien Rais, dan sebagainya,
meskipun pemikiran mereka tidak sepaham dengan anda,” imbuhnya.

Komentar
Posting Komentar