Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2016

Sapiku Terhimpit Kemarau

sumber gambar: kitadankota.wordpress.com Oleh: Ali Munir SF Pagi beranjak bersama sinar matahari berwarna kekuning-kuningan di ufuk timur yang agak condong ke utara. Daun-daun muda masih terdiam tanpa buliran embun, dihibur oleh suara burung-burung kecil. Memang burung yang tersisa di kampungku hanyalah burung-burung sisa perburuan tangan manusia. Sedangkan burung-burung besar sudah punah tanpa nyanyian indahnya di setiap lambaian angin dini hari. Tapi cericit burung kecil itu masih memberi harapan pada hati setiap penggemarnya, orang yang setia berteman dengan alam. Satu-satunya piaraanku yang masih utuh adalah seekor sapi betina yang genit, sapi pemberian ayahku. Sudah lama ini sapiku tak berbunyi lagi. Entah apa yang sedang terjadi dengannya. Setiap pagi kulihat dia hanya diam, sesekali geleng-geleng seperti kebingungan. Kuberi dia makan rumput kering dari hasil penjumputan kemarin sore dan minuman dari sisa air cucian dapur, memang biasa begitu. Dia pun makan dengan pel...

Kehidupan Di Mata Cak Nun

Judul Buku      : Zaman Gendheng Penulis             : Agus Nur Cahyo Penerbit           : IRCiSoD Cetakan           : I, Januari 2016 Tebal               : 212 halaman ISNB               : 978-602-391-082-3 Peresensi         : Imron Mustofa, mahasiswa tua Silahkan memilih kaya atau miskin. Urusan utama kehidupan ini bukanlah pada kaya atau miskin, melainkan cara memperoleh kekayaan dan bagaimana seseorang bisa menjadi miskin. (Cak Nun) Manusia dicipta dibekali dengan naluri dan akal budi. Naluri, dalam pengertian psikologi, diartikan sebagai perbuatan atau reaksi majemuk dan tidak dipelajari yang dipak...

Sumpit

sumber gambar: id.wikipedia.org Oleh: Jalalul Fuad, Mahasiswa PBA yang Gemar Mengaji Makan adalah salah satu kebutuhan manusia untuk mempertahankan hidup. Dengan memakan makanan yang sehat dan bernutrisi maka manusia dapat mempertahankan keberlangsungan hidup sehari-hari. Ada banyak fakta menarik di balik kebutuhan manusia yang satu ini. Di antaranya adalah cara makan yang membuat perbedaan besar baik dari kesehatan maupun akhlak. Pada kesempatan kali ini, penulis akan membahas sebuah cara makan yang sudah sering dilihat dan dipraktikan oleh kebanyakan masyarakat. Bahkan di suatu negara makan dengan cara ini adalah sebuah tradisi dan kebanggaan, yaitu makan dengan menggunakan sumpit. Sumpit adalah alat makan yang berasal dari Asia Timur, berbentuk dua batang kayu sama panjang yang dipegang di antara jari-jari salah satu tangan. Sumpit digunakan untuk menjepit dan memindahkan makanan dari wadah, dari piring satu ke piring lain atau memasukkan makanan ke dalam mulut. ...

Optimalisasi UNBK sebagai Evaluasi yang Efektif dan Efisien (?)

sumber gambar: kansel.prokal,co Oleh: Poniman, Pemerhati Pendidikan dan Mahasiswa MPI 2013 Akhir-akhir ini dunia pendidikan sedang ramai melakukan pesta pendidikan yaitu Ujian Nasional (UN) 2016  yang dimulai hari Senin, 4 April 2016 sebagai hari pertama pelaksanaan UN SMA. Tak mau kalah dengan pesta demokrasi Pilkada serentak tahun 2015, UN  juga menjadi sorotan penting publik khususnya Kemendikbub yang konsen supaya pelaksanaan UN bisa berjalan dengan lancar tanpa ada kebocoran soal. Media massa pun ikut serta mempublikasiskan kemeriahan pelaksaan UN tersebut yang sering ada isu beredar kunci jawaban bocor. Menjadi pesta  nasional, anggaran untuk menjamin kelancaran dan suksesnya UN bisa dibilang tak sedikit yaitu mencapai 0,5 Trilliun. Pihak yang ikut meramaikan pun   luar biasa besar sebab dibutuhkan SDM lebih dari 700.000 panitia dan pengawas dari berbagai kalangan, pemeri...

Belajar Hingga Akhir Hayat

sumber gambar: membumikan-pendidikan.blogspot.com Oleh: Kodri Syahnaidi, Mahasiswa PBA 2015 “Tuntutlah ilmu dari buaian hingga ke liang lahat”. Demikianlah urgensi menuntut ilmu (belajar) yang dianjurkan Rasulullah. Belajar merupakan sebuah kebutuhan bagi setiap manusia.  Karena sebagai manifestasi rasa syukur terhadap anugerah akal pikiran yang hanya bisa digunakan melalui proses pembelajaran. Selain itu, belajar juga dapat mengasah kecerdasan kognitif, afektif, dan psikomotorik. Belajar juga dapat meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) agar dapat mengelola alam sebagai khalifah (wakil Tuhan) di dunia. Proses pembelajaran pertama kali dilakukan oleh Allah dan Nabi Adam ketika diciptakan. Sampai hari ini proses pembelajaran masih berlangsung di berbagai belahan dunia. Proses pembelajaran sepatutnya berlangsung terus-menerus hingga akhir hayat. Secara formal, pendidikan itu dimulai dari Taman Kanak-Kanak hingga Perguruan Tinggi. Perguruan tinggi  merupakan t...

Keterbukaan Informasi dan Posisi Strategis Persma

sumber gambar:  diskominfo.kutaikartanegarakab.go.id Yogyakarta, Paradigma Online- Hiruk-pikuk gelanggang mahasiswa Universitas Gajah Mada (UGM) begitu terasa. Mahasiswa dengan berbagai talenta memadati setiap bilik ruang gelanggang. Malam itu ada yang sedikit  berbeda, sekelumit mahasiswa dari berbagai universitas di Jogja bergumul membentuk lingkaran tepat di sebelah timur mushola yang terangkai dari kayu. Mereka adalah anggota persma. Dengan membawa visi yang sama, mereka mulai bercengkrama demi membangun silaturahmi intelektual yang terbingkai dalam Obrolan Persma Jogja atau disingkat OPJ. Namun sayang seribu sayang, OPJ kali ini belum bisa  dihadiri oleh tuan rumah, LPM Balairung, UGM . Pada pertemuan yang ke-5 ini, OPJ membahas tentang keterbukaan informasi. Keterbukaan informasi di era informasi sudah seharusnya menjadi kebutuhan. Apalagi informasi yang menyangkut hajat hidup orang banyak seperti yang tertera pada Undang-Undang Keterbukaan Informasi Pub...

Puisi-Puisi Inew Wulandari

  Dekapan Hujan Titik-titik air ini luruh Jatuh tanpa ampun Membasahi wajah dan seluruh badanku Tak apa Ini yang aku suka Kucoba pejamkan mata Merasakan dingin yang semakin menusuk Membekukan tubuhku Menikmati momen ini Mengingat setumpuk memori Lalu kucoba membuka mata Berlahan Menatap sekeliling Hanya air Ya air yang semakin deras mengucur Berjatuhan Inilah masaku Ketika aku benar-benar merasakan hidupku Inikah yang disebut panggilan Tuhan? Menjemput dalam dekapan hujan Oh, Allah Sungguh aku menikmati ini Air yang Kau tumpah ruahkan Nyaman, tentram kurasakan Kucoba mengguman sebuah kata Air mulai masuk mulutku Mengguyur kerongkonganku Dingin Aku tak ingin enyah Lalu kucoba rentangkan tanganku Menengadahkan wajahku Berharap menatap-Mu Allah penciptaku Titik-titik semakin besar Menggoyahkan tubuhku Keriput bermunculan di tanganku Wajah pias memucat Tak apa Ini yang aku suka Perla...