Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2015

Tanggung Jawab Moral Embel-embel ‘I’

UIN, Paradigma Online - Sebagai wisudawan/wisudawati Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, ada tanggung jawab moral yang mesti dipenuhi. Hal ini disampaikan Machasin, selaku Rektor UIN Sunan Kalijaga dalam pidatonya.

Empat Calon Wisudawan FITK Lulus 14 Semester

Sumber gambar: kaskus.co.id Tarbiyah, Paradigma Online -   Empat calon wisudawan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Sunan Kalijaga tercatat sebagai mahasiswa dengan masa studi paling lama. Hal ini disampaikan Karwadi selaku Wakil Dekan (WD) III saat memberikan sambutannya dalam Pelepasan Calon Wisudawan/Wisudawati Periode I FITK UIN Sunan Kalijaga di Ruang Pertemuan, Kamis (26/11).

Dua Calon Wisudawan/Wisudawati PAI Raih Predikat Terbaik dan Tercepat

Tarbiyah, Paradigma Online - Peraih predikat calon wisudawan/wisudawati terbaik dan tercepat berasal dari jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI). Hal ini disampaikan Karwadi, selaku Wakil Dekan III saat menyampaikan sambutannya dalam Pelepasan Calon Wisudawan/Wisudawati Periode I FITK UIN Sunan Kalijaga di Ruang Pertemuan, Kamis (26/11).

Edupreneurship Bukan Hanya Milik Mahasiswa ber-IPK Tinggi

Tarbiyah, Paradigma Online  - Pihak Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) terkesan buru-buru untuk menentukan peserta seminar edupreneurship yang berkuotakan 250 kursi, hanya berdasarkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK). Mahasiswa yang membutuhkan kegiatan ini bukan hanya pemilik IPK tertinggi.

Munculkan Jiwa Usahawan Melalui Pelatihan Edupreneurship

Sambutan Wakil Dekan III dalam acara Seminar Edupreneurship, Rabu (25/11). Tarbiyah, Paradigma Online – Memunculkan jiwa usahawan, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN SUKA Yogyakarta mengadakan seminar Edupreneurship yang diadakan selama dua hari. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa semester lima untuk hari Selasa dan mahasiswa semester tujuh di hari Rabu yang dipilih sesuai IPK (Indeks Prestasi Kumulatif).

Puisi-puisi Ali Munir S.

Luka Anak Bangsa Kemarau dalam jerit Menanjak bebatuan nan terjal Menyatu dalam api Demi mimpi di tangkai pelangi  Tak perlu kau tangisi Tak usah kau kasihi Ini hanyalah legenda anak negeri Dipinta pun kau tak peduli Di bawah terik matahari Mereka begitu garang Menerkam mengejar bayang Menaklukkan pembodohan Demi perjuangan yang sejati Tak perlu kau tangisi Tak perlu kau kasihi Mereka tlah berteguh hati Meraih setitik embun di esok pagi Yogyakarta, 2014 Arah yang Hilang Di sini, di kota yang permai ini Sejenak malam menepi Tak tahu arah terbitnya matahari Tak tereka apa yang kan terjadi   Sabit rembulan menghibur Duduk bersimbah di pangkuan Mencoba menghapus air mata Sedikit Redup bercampur haru   Yogyakarta, 2014   Sumber gambar: pendosalugu.blogspot.com  

Kenalkan Prodi Melalui Kegiatan BIOSCEX

UIN, Paradigma Online- Kelompok Studi Biologi dan Pendidikan Biologi mengenalkan program studi (prodi) mereka dengan mengadakan BIOSCEX ( Biology Study Club Expo ) di depan Poliklinik UIN Sunan Kalijaga, Jum’at (20/11). Hal ini disampaikan Fahmi selaku ketua panitia, saat ditemui Paradigma. Ia bersama teman-teman panitia berharap dengan adanya event ini, prodi mereka bisa dikenal secara luas. “Untuk mengenalkan Pendidikan Biologi dan Biologi seperti apa,” ujar pemilik nama lengkap Bachtiar Fahmi. Diakui, untuk operasional kegiatan, panitia mengumpulkan dana secara mandiri. Mereka jualan es teh, mengadakan workshop , dan pelatihan membuat yogurt. “Coba dulu dari nol, bisa gak. Ternyata bisa,” ujar Fahmi. Ketua panitia mengakui bahwa kegiatan ini baru pertama kali diselenggarakan. Rencananya, kegiatan BIOSCEX akan berlangsung selama dua hari berturut-turut, mulai Jum’at (20/11) sampai Sabtu (21/11). [Solkhan]  

PPUMF Belum Paham Jobdes, SK Tertahan

Sumber gambar: lpmarena.com Tarbiyah, Paradigma Online- Panitia pemilihan umum mahasiswa fakultas (PPUMF) Ilmu Tarbiyah dan Keguruan belum terlalu paham job description (jobdes). Hal ini berdampak pada penentuan rencana anggaran belanja (RAB) dan juga penurunan surat keputusan (SK) kepanitiaan. “Kami belum bisa merumuskan RAB, karena jobdesnya belum jelas,” papar Sahal, Ketua PPUMF Tarbiyah saat ditemui Paradigma , Kamis, (19/11/2015). Karwadi, selaku Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama mengakui, pihaknya sudah mendesak panitia untuk segera menyelesaikan persyaratan penurunan SK. “Saya meminta teman-teman (PPUMF –red ) untuk segera menyusun RAB,” ujar Karwadi. Ia juga mengupayakan agar SK kepanitiaan bisa turun sesegera mungkin. Sehingga, panitia bisa menjalankan tugasnya dengan baik. “ Targetnya hari ini (Kamis) sudah selesai, sudah saya ajukan tetapi belum dilampirkan RAB ,” imbuhnya. Hingga berita ini diturunkan, SK kepanitiaan PPUMF belum bisa di...