Perlukah Reposisi Pendidikan? Setiap tanggal 2 Mei, masyarakat berlomba-lomba memeriahkan hari pendidikan nasional (Hardiknas). Berbagai acara digelar untuk memperingati momen dalam dunia pendidikan tersebut. Tapi, banyaknya masyarakat memperingati Hardiknas, hanyalah sebatas perayaan dan mengenang jasa para tokoh pendidikan, tanpa mengetahui esensi pendidikan. Peringatan hari pendidikan nasional bukan semata-mata untuk kita mengenang Ki Hajar Dewantara sebagai pencetus pendidikan nasional. Tetapi, sebagai moment kita bersama untuk memperkokoh komitmen terhadap pendidikan. Ketua Dewan Pendidikan DIY, Wuryadi, menjelaskan bahwa Hardiknas adalah moment untuk mengingatkan kembali tujuan pendidikan yang komprehensif, sesuai dengan apa yang pemerintah rumuskan dalam pembukaan UUD 45. “Melindungi segenap bangsa, meningkatkan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, ikut serta membina perdamaian dunia. Mencerdaskan kehidupan bangsa mestinya terkait dengan melindungi sege...